Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juli 2011

TIPS JITU ATASI STRES SEBELUM UJIAN TUGAS AKHIR

     Apakah Anda akan menghadapi Ujian Tugas Akhir perkuliahan Anda? Jika iya, apa yang sedang Anda rasakan saat ini? Apakah Anda sedikit merasa tegang, gelisah, cemas, takut gagal, gugup, susah merangkai kata-kata atau frustrasi sebelum bertempur?
    Jika iya, berarti Anda sedang mengalami stres!

         Anda tidak perlu merasa benci terhadap stres yang Anda rasakan. Justru Anda seharusnya BANGGA karena Anda merasakan hal yang namanya ‘stres’. Bingung??? Haha!!! Saya sendiri juga bingung! (loh kok?!?) hehehe…


         Maksud saya, Anda akan saya ajak berfikir secara positif dalam menghadapi stres Anda. Karena sebenarnya stres itu juga anugerah dari Allah swt. Lebih bingung lagi???

         Cobalah Anda pahami dan selami (bahkan kalau Anda tidak bisa menyelam, tenggelamlah di dalam) apa yang akan saya bagikan kepada Anda!

         Anda akan mudah memahami apa yang akan saya kemukakan jika Anda mau membuka hati dan pikiran Anda terhadap masukan-masukan yang bernilai positif dan siap melakukan perubahan! Anda tidak boleh larut dalam stres Anda. Yang harus Anda lakukan sebelum membaca tips ini adalah mencoba meninggalkan ego dan rasa lebih tahu mengenai hal ini dibanding saya. Anda harus mencoba menganggap bahwa saya akan memberikan cahaya kepada Anda disaat Anda sedang berada dalam kegelapan!

         Jika Anda sudah bisa merasakan bahwa Anda membutuhkan cahaya itu, dan Anda sudah bisa ikhlas menerima cahaya itu, tak peduli jika cahaya itu diberikan oleh orang yang selama ini Anda sepelekan atau bahkan Anda hina, maka Anda sudah siap menerima ilmu kanuragan dari Empu Simelekete! hahaha!!!

         Saya suka kalau Anda bisa tersenyum saat membaca tulisan saya. Apalagi kalau Anda bisa rileks dan enjoy bahkan tertawa lepas saat membacanya. Dengan begitu, tanpa sadar, Anda akan melepaskan diri Anda sejenak dari selimut stres yang mungkin terlalu menyesakkan hati dan pikiran Anda.

         Silahkan Anda simak, pahami, selami, tenggelami, dan coba praktekkan langkah demi langkah yang akan saya kemukakan di bawah ini:

    Tips jitu atasi stres sebelum Ujian Tugas Akhir:
    1. Tarik nafas dalam-dalam…….. lepaskan! Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa lebih rileks!
    2. Jika Anda masih merasa sangat tertekan, saya anjurkan Anda untuk mengekspresikan stres Anda terlebih dahulu! Anda mau berekspresi di depan cermin, berteriak di tepi pantai atau di tempat sunyi, atau berteriak sambil menutup mulut anda dengan bantal agar tidak berisik, menari-nari seperti orang gila, lompat-lompat, jungkir balik, garuk-garuk kepala sampai lecet, melotot tanpa berkedip kepada semua orang selama berjam-jam, gigit-gigit bantal dan sendal jepit, menciumi bau kaos kaki butut Anda, tertawa sekeras kerasnya, menirukan gaya dosen killer Anda yang paling Anda benci, atau mencoba memoncongkan mulut Anda semoncong-moncongnya hingga tak berbentuk, juga boleh!!! Lakukan saja sampai Anda merasa bahwa dada Anda tidak terasa sesak lagi karena stres pra ujian! Akan tetapi saya sangat tidak menganjurkan Anda mengekspresikan stres Anda dengan cara yang anarkis! Jangan sampai ekspresi stres Anda mengganggu keamanan lingkungan sekitar Anda, merusak barang-barang Anda, apalagi kalau merusak barang-barang orang lain! Anda juga saya larang membunuh (?!??), apalagi bunuh diri! Meskipun bunuh diri bisa menjadi cara berekspresi yang paling meyakinkan sedunia ‘bahwa Anda sedang stres berat’. Saya tidak mau Anda mati sebelum Anda mencoba mempraktekkan tips jitu yang saya anjurkan ini! Hehehe… kalau Anda mati, mana mungkin bisa praktek lagi? Jika Anda merasa sedikit lebih rileks, ulangilah langkah pertama tips saya tadi. Tariklah nafas dalam-dalam….. tahan sejenak… dan lepaskan perlahan sambil membayangkan bahwa stres Anda ikut keluar dari diri Anda bersama dengan hembusan nafas yang Anda keluarkan. Ulangi sampai Anda merasa bisa diajak berfikir.
    3. Renungkan kembali MENGAPA Anda bisa merasa stres! Pikirkanlah sebaik mungkin, dan catat pada secarik kertas alasan-alasan Anda merasa stres menghadapi Ujian Tugas Akhir Anda tersebut!
    4. Apakah Anda sudah menemukan hal yang paling mendasar yang membuat Anda stres? Jika iya, hal apa yang Anda maksudkan? Bukankah hal tersebut sebenarnya membuktikan bahwa Anda takut hasil ujian Anda tidak maksimal dan Anda sebenarnya sangat-sangat ingin sukses menghadapi ujian Anda?!! Jika iya, artinya Anda harus bersyukur kepada Allah swt. karena Anda telah diberi anugerah impian dan cita-cita yang mulia, yang membanggakan, yaitu keinginan untuk BERHASIL menyelesaikan ujian tugas akhir dan perkuliahan Anda!
    5. Baca kembali langkah 5 dan pahamilah sebaik mungkin. Jika Anda belum bisa memahaminya, Anda belum siap lanjut ke langkah berikutnya. Namun jika Anda sudah mampu memahami makna kalimat-kalimat saya di atas, maka semestinya Anda juga bisa bersyukur karena Anda telah diberikan anugerah berupa ‘stres’, yang mengingatkan Anda bahwa ternyata Anda jauh lebih beruntung dari orang lain yang tidak memiliki impian dan cita-cita mulia untuk sukses menghadapi ujiannya! Anda pernah lihatkan, ada kawan Anda yang ujian hanya sekedar mengikuti proses saja tanpa ada keinginan untuk mendapatkan nilai maksimal?! Nah, orang seperti inilah yang sebenarnya merugi karena tidak memiliki impian besar untuk sukses! Bukankah orang yang demikian tidak memiliki sumber motivasi sebaik sumber motivasi milik Anda? Berarti Anda lebih hebatkan dari kawan Anda itu?!!!
    6. Cobalah merasa bangga karena Anda dianugerahi ‘stres’ oleh Allah swt. yang membuktikan bahwa Allah swt. sangat menyayangi Anda! Anda tidak akan sadar bahwa Anda jauh lebih baik dari orang lain jika Anda tidak pernah merasakan stres. Anda sudah paham apa maksud saya?
    7. Jika Anda sudah bisa bersyukur atas nikmat ‘stres’ yang Anda miliki, Anda tidak perlu merasa harus terbebani karena stres Anda! Justru seharusnya Anda berusaha keras untuk peduli dan sayang kepada stres anda! Penuhi apa yang dibutuhkan oleh stres Anda, yaitu ‘SUKSES’. Jadikan stres Anda sebagai MOTIVATOR yang besar untuk berbuat lebih baik lagi dalam mempersiapkan diri Anda menempuh Ujian Tugas Akhir.                                                                                                                        Saat ini stres bukan lagi musuh Anda, tetapi menjadi inspirasi bagi kesuksesan Anda!
    8. Cobalah catat semua kekurangan dan ketidaksiapan Anda dalam menghadapi Ujian!
    9. Benahilah satu persatu kekurangan Anda, dan usahakan untuk bisa siap menghadapi Ujian tersebut!
    10. Jika Anda merasa tidak mampu melakukannya sendiri, jangan berdiam diri dan JANGAN MENUNDA-NUNDA dalam menyelesaikan Tugas Akhir Anda. Segera lengkapi persiapan Ujiannya. Mintalah pendapat, saran, dan bantuan kepada kawan, keluarga, atau siapa saja, untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan hari H ujian, dan persiapan mental Anda!
    11. Bacalah dan kaji materi Tugas Akhir yang Anda buat itu dengan tenang dan anggaplah Anda sedang membaca dan menganalisa Tugas Akhir orang lain. Posisikan diri Anda sebagai dosen Anda! Temukan sendiri kekurangan dan kekeliruan Tugas Akhir yang Anda buat itu.
    12. Jika Anda menemukan kekurangannya, carilah segera solusinya. Buat catatan mengenai kekurangan Anda tersebut beserta solusi yang tepat untuk mengatasi hal itu.
    13. Jika waktu untuk memperbaiki keseluruhan kesalahan mencukupi, Anda bisa memperbaiki penulisan, gambar dan maket Anda sampai hasilnya maksimal. Tapi itu kalau Anda benar-benar yakin bahwa Anda mampu memperbaikinya sampai selesai sebelum hari H ujian!
    14. Jika Anda ragu, jangan mengubah isi penulisan, gambar dan maket Anda! Buat saja catatan yang rapi untuk perbaikannya nanti. Pada saat presentasi hasil Tugas Akhir Anda, Anda paparkan saja seperti yang ada dalam penulisan Anda. Tetapi jika Ada dosen penguji Anda yang menemukan kekurangan Anda itu dan menanyakan hal tersebut, Anda bisa memaparkan bahwa Anda memang telah keliru dengan penulisan Anda sebelumnya dan Anda sudah memiliki solusi untuk perbaikannya. Kemukakan dan perlihatkan catatan perbaikan Anda itu! Saya yakin, dosen yang profesional akan lebih menghargai mahasiswanya yang mau mengakui kesalahannya sendiri jika memang salah, dan telah siap pula dengan perbaikannya pada saat kekurangannya itu ditemukan dosen.Jangan takut mengakui kesalahan, karena bagaimanapun berhasilnya kesalahan itu ditutup-tutupi, Anda tetap tidak akan merasa puas dikemudian hari. Hasil penelitian Anda dalam Tugas Akhir Anda kelak hanya akan menjadi sampah yang bisa membuat orang lain yang mengutipnya akan ikut keliru. Lebih parahnya lagi, kelak Anda sendiri juga akan merasa geli dan tidak suka lagi membaca hasil penelitian/ penulisan Anda itu. Anda tidak mau membuat penelitian yang hasilnya menyesatkan bukan?
    15. Buatlah garis besar materi presentase Anda secara sistematis, dan berlatihlah di depan kaca atau di depan kawan dan keluarga Anda. Atau jika Anda cukup akrab dengan dosen pembimbing Anda atau dosen lainnya, Anda bisa minta diamati dan diberi masukan saat anda mencoba praktek presentase ujian tugas akhir di hadapan mereka. Atau jika Anda tidak percaya diri, Anda bisa menulis konsep mengenai semua yang akan Anda katakan pada saat presentase nanti. Mintalah dosen tersebut memberi komentar.
    16. Berlatihlah berbicara di depan orang, agar Anda mampu maksimal menyampaikan pemaparan Anda, mampu mengerti inti pertanyaan yang diajukan kepada Anda, dan mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat; tidak membias.
    17. Jangan membicarakan apa yang tidak ada dalam penulisan Anda, karena itu akan membuat Anda mendapatkan pertanyaan yang membias pula. Penilaian dosen Anda terhadap pemaparan Anda yang membias sudah pasti akan buruk, karena Anda dinilai tidak menguasai isi penulisan Anda sendiri.
    18. Jika Anda sudah memahami apa yang sebaiknya dilakukan pada saat hari H ujian Anda maka seharusnya sekarang Anda sudah bisa lebih tenang dan merasakan aliran semangat yang menggebu-gebu untuk menggapai sukses dalam Ujian Tugas Akhir Anda! Gunakan semangat itu saat ini juga! Mulailah melakukan apa yang saya kemukakan di atas, satu persatu, dengan cara pandang baru yang lebih positif!
    19. Jadikan stres sebagai motivasi, semangat sebagai kendaraan Anda menuju sukses, dan cara berpikir positif sebagai inovasi diri Anda!
    20. Yakinlah, sebesar apapun tantangan yang akan menghadang, jika Anda telah dibekali pengetahuan, kesiapan, mental yang positif, berjiwa besar dan tidak mudah menyerah, maka Anda pasti bisa melaluinya dengan sukses!!!
    Silahkan mencoba tips jitu di atas, semoga sukses, dan saya nantikan komentar Anda mengenai tulisan saya ini. Anda juga dapat mengirimkan kisah sukses Anda mengatasi stres yang inspiratif ke alamat email saya di lia_arch99@yahoo.co.id

    TIPS HINDARI STRES UNTUK ARSITEK MUDA

    Siapa bilang arsitek muda jauh dari stres?!?
    Ho..! ho..! ho!!! Justru profesi yang satu inilah yang paling mudah dihinggapi stres! 


    Percaya atau tidak, saya dan rekan-rekan saya sesama arsitek muda sering sekali mengalami hal yang disebut ‘stres’. Kalau Anda juga seorang arsitek atau sedang kuliah di Jurusan Arsitektur, mungkin Anda juga paham betul apa yang saya kemukakan disini.
    Stres ala arsitek muda banyak sekali pemicunya, antara lain:
    *      Ada yang stres akibat kehabisan ide desain,
    *      Stres karena terpaksa harus mengikuti selera dan permintaan pemilik bangunan (owner) yang notabene tidak sesuai dengan yang seharusnya,
    *      Stres karena hasil kerja keras (gambar) ternyata hanya dibayar dengan sekadar ucapan terima kasih,
    *      Stres karena pemilik bangunan (owner) suka gonta-ganti rencana yang akhirnya membuat gambar yang sudah hampir selesai atau bahkan yang sudah selesai terpaksa harus diedit kembali.
    *      Stres karena file gambar kena virus,
    *      Dan yang paling banyak dikeluhkan adalah stres karena dikejar-kejar deadline! Hahaha!!!
    Tips untuk arsitek muda agar tidak kehabisan ide desain:
    §  Banyak-banyaklah melihat dan membaca berbagai literatur yang berkaitan dengan arsitektur.
    §  Cobalah menonton film atau acara televisi dengan cara pandang berbeda! Jangan fokus kepada jalan cerita saja, tetapi perhatikan bentuk eksterior bangunan-bangunan, penataan lansekap, interior, utilitas, dan penggunaan material beserta corak dan warna yang digunakan. Mungkin saja ada yang dapat dijadikan sebagai sumber  inspirasi desain Anda!
    §  Teruslah berusaha melihat dunia dan lingkungan sekitar kita dengan sudut pandang berbeda dari yang lazim dilihat oleh orang lain, bahkan cobalah melihat perumahan dan bangunan-bangunan yang sering kita lihat dengan lebih seksama. Mungkin Anda akan terkejut dan kagum, betapa indahnya dan rumitnya desain bangunan-bangunan yang selama ini ada di sekitar Anda. Jika Anda sering melatih kepekaan insting arsitektural Anda dengan cara tersebut,  Anda akan lebih terlatih bermain dengan ide desain yang unik dan cemerlang!
    §  Jangan biarkan diri Anda ketinggalan informasi mengenai perkembangan teknologi bangunan dan materialnya!
    §  Jangan takut bereksperimen dengan bentuk! Buat saja sketsa-sketsa ide Anda terlebih dahulu di secarik kertas. Jika tak layak, jangan langsung dibuang ke tong sampah. Buat saja sketsa sebanyak mungkin, kemudian bandingkan yang mana yang paling menarik. Setelah itu baru tuangkan ide Anda langsung ke gambar yang sesungguhnya.
    Tips untuk arsitek muda yang stres karena dihadapkan pada selera dan permintaan pemilik bangunan (owner) yang notabene tidak sesuai dengan yang seharusnya:
    §  Cari jalan tengah untuk mengkombinasikan ide pemilik bangunan dan ide Anda. Dengan demikian Anda tidak akan bĂȘte karena Anda hampir saja membuat desain yang samasekali tidak Anda sukai.
    §  Jika jalan tengah tidak bisa diperoleh maka Anda dapat terus mewujudkan ide pemilik bangunan tetapi tegaskan kepada pemilik bangunan bahwa Anda tidak bertanggung jawab terhadap bagus tidaknya hasil desain tersebut; tanggung jawab sepenuhnya serahkan kepada pemilik bangunan.
    §  Jika ide pemilik bangunan tersebut beresiko terhadap keselamatan (struktur) bangunan, atau bertentangan dengan persyaratan arsitektural yang berlaku di daerah itu maka Anda harus berani menolak permintaan pemilik bangunan tersebut. Jangan sampai izin praktek arsitek Anda dicabut atau Anda di cap sebagai ‘black architect’!
    Anda tidak perlu merasa rugi karena kehilangan satu proyek! Enjoy aja!!! Yakinkan diri Anda bahwa rezeki Anda pasti ada di tempat lain! Allah swt. sudah mengatur semuanya!
    Tips untuk atasi sejak awal/ menghindari kasus ‘hasil kerja hanya dibayar dengan ucapan terima kasih’ :
    §  Sebelum menyetujui untuk membuatkan desain untuk pemilik bangunan, rundingkan terlebih dahulu mengenai jumlah rupiah yang akan diberikan kepada Anda saat desain bangunan tersebut terwujud. Anda bisa mengemukakan standar harga/ standar upah arsitek yang berlaku di Kota Anda saat ini.
    §  Jika perlu tuangkan hal tersebut dalam bentuk dokumen persetujuan kontrak kerja. Dalam dokumen ini dapat dicantumkan harga/ nilai kontrak kerja dan cara pembayarannya.
    §  Jika keluarga atau teman dekat yang menjadi owner-nya, mungkin memang sulit untuk memasang tarif. Namun bagaimanapun, Anda harus memperjelas/ merundingkan sejak awal apakah proyek gambar tersebut akan menjadi ‘bakti sosial’ atau bernilai proyek.
    §  Jika keluarga atau teman dekat Anda tersebut minta ‘bakti sosial’ dan Anda mengiyakan, ya…. Anda harus ikhlas dong!!! Jangan dibawa stres! Sebagai penawarnya, Anda tidak perlu menyelesaikan gambar desain tersebut dengan tergesa-gesa. Anda dapat mengerjakannya hanya pada waktu luang Anda saja. Namanya juga ‘GRATIS’ gitu loh?!!! Hehehe… Kalau mau cepat, ya bayar dong!!!
    Tips untuk menghindari stres karena pemilik bangunan (owner) suka gonta-ganti rencana yang akhirnya membuat gambar yang sudah hampir selesai atau bahkan yang sudah selesai terpaksa harus diedit kembali:
    §  Sebelum membuat gambar, tanyakan terlebih dahulu semua hal yang berkaitan dengan peruntukan bangunan, penggunanya, perabot yang akan digunakan, tema yang diinginkan, dan sebagainya.
    §  Jika perlu adakan studi literatur, perabot, sirkulasi, dan kebiasaan pengguna bangunan.
    §  Perlihatkan contoh-contoh gambar bangunan, untuk memperjelas kesamaan persepsi mengenai bentuk arsitektur bangunan yang diinginkan. Jangan sampai pemilik bangunan bingung menjelaskan bentuk bangunan yang diinginkannya, sehingga Anda juga tidak salah menafsirkan dan bercapek-capek ria dalam mengedit bentuk bangunan berulang-ulang.
    §  Cara yang paling sadisnya, Anda bisa mengajukan gambar denah dan tampak bangunan tersebut kepada pemilik bangunan sebelum Anda membuat gambar-gambar rencana lainnya beserta detail-detailnya. Jika pemilik bangunan tersebut telah menyetujui rancangan Anda, maka Anda bisa menyelesaikan gambar lainnya yang dibutuhkan, tetapi dengan syarat bahwa Anda tidak mau ada lagi perubahan rencana dari pemilik bangunan. Atau jika pemilik bangunan tetap akan membuat perubahan dikemudian hari maka pemilik bangunan dikenakan biaya tambahan sebagai biaya kerugian atas pelanggaran kesepakatan tersebut. Kalau sudah begini, pemilik bangunan tidak akan agresif lagi main gonta-ganti rencana! Kalaupun masih agresif, waktu dan kerja keras Anda kan tidak terbuang percuma?!! Betul nggak?
    Tips untuk menghindari stres karena file gambar kena virus:
    §  Sering-seringlah update anti virus!
    §  Jangan sembarang colok/ buka flash disk dan perangkat lainnya yang tidak jelas asal-usulnya. aktifkan ‘scan otomatis flash disk setelah dicolok’
    §  Jangan gatal/ suka lihat situs parno-an!!! Mata itu dijaga, coy!!!
    §  Segera buat copy-an ke flash disk, hardisk eksternal, atau bakar ke cd, dvd, atau skalian bakar komputernya!!! Hihihi…  loh kok???! Pokoknya setiap ada perubahan atau penambahan gambar, upayakan untuk membuat duplikat lebih dari satu! Supaya kalau ternyata file akhirnya kena virus, Anda tidak perlu mengulang dari awal lagi karena Anda memiliki copy-an file-file sebelumnya.
    §  Jika filenya terlanjur hilang atau rusak karena virus, jangan stres dulu! Senyum aja dulu! J tarik nafas… lepas…! Tarik nafas… lepas…! Tarik nafas… tapi kali ini jangan dilepas-lepas! Hahaha!!!  segera temui pakar virus terdekat di Kota Anda! biasanya file tersebut masih bisa ditangani oleh pakarnya. Jangan bunuh diri dulu ya…!!! Hehehe… Semangat!!!
    Tips untuk mengindari stres karena dikejar-kejar deadline:
    §  Coba renungkan apa yang dikatakan oleh orang-orang sukses dibawah ini:

    “Yang miskin, yang tidak sukses, yang tidak bahagia, yang tidak sehat, biasanya adalah orang-orang yang paling banyak menggunakan kata ‘besok’. Orang-orang pandai tidak bekerja untuk uang, mereka hanya mengerjakan hal-hal yang orang lain tunda” (Robert Kiyusaki)
    Anda tak perlu merasa dikejar-kejar deadline jika Anda tidak banyak mengulur waktu atau menunda-nunda pekerjaan Anda untuk esok hari jika mampu mengerjakannya hari ini juga! Dengan tidak menunda-nunda pekerjaan, Anda akan terhindar dari stres jenis ini!

    “Menangguhkan sesuatu yang mudah membuatnya menjadi sulit. Menangguhkan sesuatu yang sulit membuatnya menjadi mustahil.” (George Claude Lorimer)
    Anda akan mempersulit dan membuat diri Anda menjadi stres jika sering menangguhkan/ menunda sesuatu pekerjaan!

    §  Jika Anda sudah memahami makna dari kalimat-kalimat bijak Robert Kiyusaki dan George Claude Lorimer di atas, maka pastikan bahwa Anda harus selalu bersemangat mengerjakan pekerjaan Anda sejak waktu pertama Anda mendapatkannya! Dengan demikian maka Anda akan punya banyak waktu yang bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan itu jauh sebelum deadline!
    Jadi, bagaimana menurut Anda?
                Jika Anda seorang arsitek muda, dan pernah mengalami stres karena sesuatu yang berkaitan dengan profesi Anda, atau jika Anda memiliki tips yang inspiratif mengenai hal tersebut, Anda dapat mengirimkan tulisan, pengalaman, atau tips-tips Anda ke email saya di lia_arch99@yahoo.co.id atau Anda dapat meninggalkan komentar Anda di bawah artikel ini.